Archive for the ‘Keutamaan’ Category
Jaminan Dari Allah
Bukti kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya sangat banyak. Di antaranya adalah berupa jaminan dari-Nya bagi siapa saja yang mau benar-benar mengikuti petunjuk-Nya bahwa mereka tidak akan sesat dan tidak pula celaka. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya dia tidak akan sesat dan tidak pula celaka.” (QS. Thaha: 123)
Kelezatan Ubudiyah di Bulan Penuh Berkah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan merasakan lezatnya keimanan, orang yang merasa ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai rasul.” (HR. Muslim dari al-Abbas bin Abdul Muthallib radhiyallahu’anhu)
Kunci Meraih Ampunan
Ampunan Allah, sesuatu yang amat diharapkan. Tak seorangpun melainkan mengharapkannya. Entah dia seorang ahli ilmu, ahli ibadah, apalagi ahli maksiat.
‘Menembus’ Pintu Surga
“Sesungguhnya di dalam Surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar-Royyan. Orang-orang yang rajin berpuasa akan masuk Surga melewatinya pada hari kiamat nanti…”
Kedudukan Shaum Ramadhan
“Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada dengan suatu amalan yang lebih Aku cintai daripada dengan menunaikan kewajiban yang Aku bebankan kepadanya…”.
Tidak Hanya Menahan Makan
Bulan Ramadhan tak lama lagi menghampiri, jika umur kita masih diberi. Banyak orang bergembira, bukan karena ibadah yang agung ini -yaitu puasa Ramadhan- begitu istimewa di sisi Allah ta’ala, namun karena sebab lain yang tak semestinya.
Keutamaan Puasa
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya para lelaki muslim dan perempuan muslimah, para lelaki dan perempuan yang beriman, para lelaki dan perempuan yang taat, para lelaki dan perempuan yang jujur, para lelaki dan perempuan yang sabar, para lelaki dan perempuan yang khusyu’, para lelaki dan perempuan yang rajin bersedekah, para lelaki dan perempuan yang rajin berpuasa, para lelaki dan perempuan yang senantiasa menjaga kemaluannya, dan para lelaki dan perempuan yang banyak mengingat Allah, maka Allah siapkan untuk mereka ampunan dan pahala yang sangat besar.” (QS. al-Ahzab: 35)
Tentang Ikhlas
Sesungguhnya segala puji bagi Allah, Rabb seru sekalian alam, yang berkuasa membolak-balikkan hati anak Adam bagaimanapun Dia inginkan. Salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi akhir zaman dan pembawa lentera bimbingan untuk membangkitkan kesadaran hati manusia yang telah lalai dan lupa akan hakekat kehidupan. Amma ba’du.
Saudara-saudara sekalian, semoga Allah menambahkan kepada kita bimbingan dan pertolongan… sesungguhnya pada masa-masa seperti sekarang ini; masa yang penuh dengan ujian dan godaan serta kekacauan yang meluas di berbagai sudut kehidupan… kita sangat memerlukan hadirnya hati yang diwarnai dengan keikhlasan. Hati yang selamat, sebagaimana yang disinggung oleh Allah ta’ala dalam firman-Nya (yang artinya), “Pada hari itu -hari kiamat- tidaklah bermanfaat harta dan keturunan kecuali bagi orang yang menghadap Allah dengan hati yang selamat.” (QS. asy-Syu’ara’: 88-89)
Kunci Kebaikan
Dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَلَا تَزَالُ عِصَابَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikan pada dirinya maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agama. Dan akan senantiasa ada sekelompok orang di antara kaum muslimin yang berjuang membela kebenaran dan mereka akan selalu menang dalam melawan orang-orang yang memusuhi mereka hingga datangnya hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim, ini lafal Muslim)
Bentengi Diri Dengan Ketakwaan Hati
Bismillah…, Alhamdulillah washalatu wassalamu’ala rasulillah wa ‘ala alihi wa ashabihi wa man tabi’ahum biihsanin ila yaumiddin.
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah menurunkan kitab-Nya sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi manusia; yang telah mengutus Rasul-Nya sebagai hujjah atas mereka. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai hari kiamat nanti. Amiin.
