<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT</title>
	<atom:link href="http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/</link>
	<description>Sembahlah Allah, Jauhilah Thaghut!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 07:22:35 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Abu Mushlih</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-2631</link>
		<dc:creator>Abu Mushlih</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 06:21:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-2631</guid>
		<description>tunaikan rukun islam, rukun iman, dan ihsan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tunaikan rukun islam, rukun iman, dan ihsan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-2615</link>
		<dc:creator>ummu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 05:51:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-2615</guid>
		<description>&#039;afwan ustadz,mau tanya...bagaimana caranya mendakwahkan slh satu konsekuensi syahadat laa ilaha illallah (yakni berhukum hanya kpd hukum Allah) kepada tholibah yang masih baru.sampai batasan apa dan jika memberikan contoh,kira2 contoh yang bagaimana sj.krn ana sendiri bingung,dan biasanya sdh melebar kemana2 pembahasannya,shg adik2 mahasiswi baru kurang ngerti...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8216;afwan ustadz,mau tanya&#8230;bagaimana caranya mendakwahkan slh satu konsekuensi syahadat laa ilaha illallah (yakni berhukum hanya kpd hukum Allah) kepada tholibah yang masih baru.sampai batasan apa dan jika memberikan contoh,kira2 contoh yang bagaimana sj.krn ana sendiri bingung,dan biasanya sdh melebar kemana2 pembahasannya,shg adik2 mahasiswi baru kurang ngerti&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Mushlih</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-1614</link>
		<dc:creator>Abu Mushlih</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 06:20:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-1614</guid>
		<description>Kita bisa melihat sejarah dakwah Nabi, beliau memerintahkan sahabatnya Muadz untuk berdakwah ke Yaman. Maka yang pertama kali diperintahkan adalah agar mereka bersyahadat, bukan baiat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita bisa melihat sejarah dakwah Nabi, beliau memerintahkan sahabatnya Muadz untuk berdakwah ke Yaman. Maka yang pertama kali diperintahkan adalah agar mereka bersyahadat, bukan baiat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ikhwan</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-1609</link>
		<dc:creator>ikhwan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 02:20:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-1609</guid>
		<description>karena ketidak tahuan, saya dulu pernah, masuk kedalam salah satu aliran yang dianggap sesat, dan sampai sekarang walaupun saya sudah keluar dari aliran itu, masih ada doktrin2 yang sangat sulit untuk saya hilangkan dari kyakinan saya, salah satunya adalah bahwasannya seorang baru bisa disebut muslim kalau dia sudah di baiat, analoginya begini : kalau saya mau jadi tentara maka saya harus daftar ke instansi yang menangani pendaftaran tentara, sebaliknya kalaupu kita pake baju tentara, karena kita belum daftar maka kita tidak bisa disebut tentara, artinya islam yang selama ini saya anut hanya ikut2an belaka, artinya saya belum menjadi seorang muslim.hingga amal yang saya lakukan selama ini adalah sia2 belaka. 
saya mohon penjelasan agar saya bisa lebih yakin lagi dengan jalan yang harus saya tempuh, kalau bisa skalian dengan firman2 yang berkaitan. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>karena ketidak tahuan, saya dulu pernah, masuk kedalam salah satu aliran yang dianggap sesat, dan sampai sekarang walaupun saya sudah keluar dari aliran itu, masih ada doktrin2 yang sangat sulit untuk saya hilangkan dari kyakinan saya, salah satunya adalah bahwasannya seorang baru bisa disebut muslim kalau dia sudah di baiat, analoginya begini : kalau saya mau jadi tentara maka saya harus daftar ke instansi yang menangani pendaftaran tentara, sebaliknya kalaupu kita pake baju tentara, karena kita belum daftar maka kita tidak bisa disebut tentara, artinya islam yang selama ini saya anut hanya ikut2an belaka, artinya saya belum menjadi seorang muslim.hingga amal yang saya lakukan selama ini adalah sia2 belaka.<br />
saya mohon penjelasan agar saya bisa lebih yakin lagi dengan jalan yang harus saya tempuh, kalau bisa skalian dengan firman2 yang berkaitan. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jamzani</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-281</link>
		<dc:creator>Jamzani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 02:20:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-281</guid>
		<description>dengan tulisan ini semoga dapat mengembalikan kembali umat islam pada Aqidah yang benar yaitu sesuai dengan al Qur`an dan sunah rosul, dan saya ingatkan jika mengambil refrensi dari hadis ambilah yang shahih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dengan tulisan ini semoga dapat mengembalikan kembali umat islam pada Aqidah yang benar yaitu sesuai dengan al Qur`an dan sunah rosul, dan saya ingatkan jika mengambil refrensi dari hadis ambilah yang shahih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ari Wahyudi</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-288</link>
		<dc:creator>Ari Wahyudi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 09:14:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-288</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumussalamwarahmatullah, tidak ada ulama yang berpendapat semacam itu sepengetahuan kami. Dan tidak ada riwayat yang memerintahkan untuk melakukannya. Sehingga hal itu tidak perlu dilakukan. Sebaiknya tidak usah disingkat Wr Wb. Tulis saja dengan lengkap insya Allah pahalanya juga sempurna. Semoga Allah membimbing kami dan bapak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumussalamwarahmatullah, tidak ada ulama yang berpendapat semacam itu sepengetahuan kami. Dan tidak ada riwayat yang memerintahkan untuk melakukannya. Sehingga hal itu tidak perlu dilakukan. Sebaiknya tidak usah disingkat Wr Wb. Tulis saja dengan lengkap insya Allah pahalanya juga sempurna. Semoga Allah membimbing kami dan bapak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andri Anthonio</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-287</link>
		<dc:creator>Andri Anthonio</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 23:52:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-287</guid>
		<description>Assalamualaikim Wr. Wb.

Saudara saya berkeyakinan bahwa setiap manusia, baik itu dilahirkan dari orang tua yang Islam maupun tidak maka dia wajib melakukan pengucapan syahadat layaknya orang kafir masuk islam, dimana harus ada 2 orang saksi dan berniat masuk Islam. Hal tersebut juga harus dilakukan setelah sesorang masuk usia baliq , dan apabila dia belum melakukan pengucapan syahadat tersebut maka setelah ritual tersebut dosa2 sebelumnya akan dihapuskan.
pertanyaan saya apakah ini benar (harus saya lakukan padahal umur saya sudah lebih dari 40 thn) ?

sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas bantuannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikim Wr. Wb.</p>
<p>Saudara saya berkeyakinan bahwa setiap manusia, baik itu dilahirkan dari orang tua yang Islam maupun tidak maka dia wajib melakukan pengucapan syahadat layaknya orang kafir masuk islam, dimana harus ada 2 orang saksi dan berniat masuk Islam. Hal tersebut juga harus dilakukan setelah sesorang masuk usia baliq , dan apabila dia belum melakukan pengucapan syahadat tersebut maka setelah ritual tersebut dosa2 sebelumnya akan dihapuskan.<br />
pertanyaan saya apakah ini benar (harus saya lakukan padahal umur saya sudah lebih dari 40 thn) ?</p>
<p>sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas bantuannya.</p>
<p>Wassalamualaikum Wr. Wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ari Wahyudi</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-286</link>
		<dc:creator>Ari Wahyudi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 22:55:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-286</guid>
		<description>Pemaknaan la ilaha illallah dengan la khaliqa illallah atau la hakimiyyata illallah memang keliru bukan sekedar tidak cukup atau bukan tujuan utama. Sebab ilah maknanya adalah ma&#039;bud/sesembahan bukan khaliq dan bukan hakim. Silakan periksa kamus2 bahasa Arab dan kitab2 aqidah salaf. Dan ini bukan sekedar permainan kata-kata belaka, sebab salah dalam memahami makna kalimat ini akan menimbulkan dampak yang sangat fatal. Wallahul musta&#039;an.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemaknaan la ilaha illallah dengan la khaliqa illallah atau la hakimiyyata illallah memang keliru bukan sekedar tidak cukup atau bukan tujuan utama. Sebab ilah maknanya adalah ma&#8217;bud/sesembahan bukan khaliq dan bukan hakim. Silakan periksa kamus2 bahasa Arab dan kitab2 aqidah salaf. Dan ini bukan sekedar permainan kata-kata belaka, sebab salah dalam memahami makna kalimat ini akan menimbulkan dampak yang sangat fatal. Wallahul musta&#8217;an.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Achmad</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-285</link>
		<dc:creator>Achmad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 03:08:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-285</guid>
		<description>Pemaknaan la ilaha illallah dengan ‘la khaliqa illallah’ dan ‘la hakimiyata illallah’ memang HANYA sebagian kecil maknanya BUKAN TUJUAN utama dan TIDAK mencukupi. Tetapi BUKAN berarti KELIRU dalam memaknai  la ilaha illallah dengan ‘la khaliqa illallah’ dan ‘la hakimiyata illallah’. Sehingga dapat dibedakan antara BUKAN TUJUAN utama dan TIDAK mencukupi dengan KELIRU memaknai. Wallahu a’lam, semoga Allah membimbing kita semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemaknaan la ilaha illallah dengan ‘la khaliqa illallah’ dan ‘la hakimiyata illallah’ memang HANYA sebagian kecil maknanya BUKAN TUJUAN utama dan TIDAK mencukupi. Tetapi BUKAN berarti KELIRU dalam memaknai  la ilaha illallah dengan ‘la khaliqa illallah’ dan ‘la hakimiyata illallah’. Sehingga dapat dibedakan antara BUKAN TUJUAN utama dan TIDAK mencukupi dengan KELIRU memaknai. Wallahu a’lam, semoga Allah membimbing kita semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zuhud Iman</title>
		<link>http://abumushlih.com/makna-dua-kalimat-syahadat.html/comment-page-1/#comment-284</link>
		<dc:creator>Zuhud Iman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 03:08:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abumushlih.com/?p=453#comment-284</guid>
		<description>Bapak Ari Wahyudi terima kasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak Ari Wahyudi terima kasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

