Mengapa Hati Membatu?

Saturday, 8. August 2009

Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya Bada’i al-Fawa’id [3/743], “Tatkala mata telah mengalami kekeringan disebabkan tidak pernah menangis karena takut kepada Allah ta’ala, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya keringnya mata itu adalah bersumber dari kerasnya hati. Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar terlindung dari hati yang tidak khusyu’, sebagaimana terdapat dalam hadits, “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.” (HR. Muslim [2722]).

Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir radhiyallahu’anhu, dia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah keselamatan itu? Apakah keselamatan itu?”. Maka Nabi menjawab, “Tahanlah lisanmu, hendaknya rumah terasa luas untukmu, dan tangisilah kesalahan-kesalahanmu.” (HR. Tirmidzi [2406], dia mengatakan; hadits hasan. Hadits ini disahihkan al-Albani dalam Shahih at-Targhib [2741]).

Abu Sulaiman ad-Darani rahimahullah mengatakan [al-Bidayah wa an-Nihayah, 10/256], “Segala sesuatu memiliki ciri, sedangkan ciri orang yang dibiarkan binasa adalah tidak bisa menangis karena takut kepada Allah.”

Di antara sebab kerasnya hati adalah :

* Berlebihan dalam berbicara
* Melakukan kemaksiatan atau tidak menunaikan kewajiban
* Terlalu banyak tertawa
* Terlalu banyak makan
* Banyak berbuat dosa
* Berteman dengan orang-orang yang jelek agamanya

Agar hati yang keras menjadi lembut
Disebutkan oleh Ibnu al-Qayyim di dalam al-Wabil as-Shayyib [hal.99] bahwa suatu ketika ada seorang lelaki yang berkata kepada Hasan al-Bashri, “Wahai Abu Sa’id! Aku mengadu kepadamu tentang kerasnya hatiku.” Maka Beliau menjawab, “Lembutkanlah hatimu dengan berdzikir.”

Sebab-sebab agar hati menjadi lembut dan mudah menangis karena Allah antara lain :

* Mengenal Allah melalui nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan-perbuatan-Nya
* Membaca al-Qur’an dan merenungi kandungan maknanya
* Banyak berdzikir kepada Allah
* Memperbanyak ketaatan
* Mengingat kematian, menyaksikan orang yang sedang di ambang kematian atau melihat jenazah orang
* Mengkonsumsi makanan yang halal
* Menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat
* Sering mendengarkan nasehat
* Mengingat kengerian hari kiamat, sedikitnya bekal kita dan merasa takut kepada Allah
* Meneteskan air mata ketika berziarah kubur
* Mengambil pelajaran dari kejadian di dunia seperti melihat api lalu teringat akan neraka
* Berdoa
* Memaksa diri agar bisa menangis di kala sendiri

[diringkas dari al-Buka' min Khas-yatillah, hal. 18-33 karya Ihsan bin Muhammad al-'Utaibi]

Tidak mengamalkan ilmu, sebab hati menjadi keras
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Disebabkan tindakan (ahli kitab) membatalkan ikatan perjanjian mereka, maka Kami pun melaknat mereka, dan Kami jadikan keras hati mereka. Mereka menyelewengkan kata-kata (ayat-ayat) dari tempat (makna) yang semestinya, dan mereka juga telah melupakan sebagian besar peringatan yang diberikan kepadanya.” (QS. Al-Maa’idah : 13).

Syaikh As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa kerasnya hati ini termasuk hukuman paling parah yang menimpa manusia (akibat dosanya). Ayat-ayat dan peringatan tidak lagi bermanfaat baginya. Dia tidak merasa takut melakukan kejelekan, dan tidak terpacu melakukan kebaikan, sehingga petunjuk (ilmu) yang sampai kepadanya bukannya menambah baik justru semakin menambah buruk keadaannya (lihat Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 225)

26 Responses to “Mengapa Hati Membatu?”



  1. salafiyunpad Says:

    nasihat yg menyentuh akhi….
    maturnuwun yah…



  2. MENGAPA HATI MEMBATU? (Sebuah Renungan) « SALAFIYUNPAD™ Says:

    [...] Sumber: blognya Mas Ari [...]



  3. Mengapa Hati Membatu? | Update Blog Terbaru Says:

    [...] Mengapa Hati Membatu? Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya Bada’i al-Fawa’id [3/743], “Tatkala mata telah mengalami kekeringan disebabkan tidak pernah menangis karena takut kepada Allah ta’ala, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya keringnya mata itu adalah bersumber dari kerasnya hati. Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar terlindung [...] [...]



  4. zulifia tanjung Says:

    hindari menonton televisi yang hanya menyuguhkan kemaksiatan dan proses pembodohan yang akhirnya menggiring kepada permurtadan



  5. Icang Says:

    Terimakasih atas artikelnya..!!



  6. 1kepinghati Says:

    Wallahu a’lam bish showab…

    Subhanallah, indahnya berbagi ilmu, 1kepinghati terharu…

    Salam Ukhuwah, :)



  7. ummu aura Says:

    SubhanaLLah…



  8. MENGAPA HATI MEMBATU? « Azizamedina's Blog Says:

    [...] Dakwah Tauhid: http://abumushlih.com/2009/08/08/mengapa-hati-membatu/ [...]



  9. hida Says:

    semga qt semua selalu djaga olehNya. amin. jazakumullah



  10. emlirita Says:

    subhanallah bagusnya tulisan ini,syukran telah mengingatkan



  11. dstarlight Says:

    “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.”

    Amin ,,,, :)



  12. sri rezki Says:

    terimakasih siraman rohaninya…



  13. maya Says:

    astaghfirullahaladziim……………
    ya Robb, lembutkanlah hatiku, hati suamiku, hati anak2ku saudara2kudan hati umatIslam……………
    amin.,



  14. pri Says:

    Ya Allah lembutkan hati ini…

    terima kasih pencerahannya Abu… :)



  15. Adang Junaidi Says:

    Sukron atas nasehatnya



  16. Abu Mushlih Says:

    sama2



  17. abu Naizar Says:

    subhanallah, izin share akh..



  18. Abu Mushlih Says:

    silahkan, akh



  19. Akhyar Says:

    afwan, ana share’s kisah tentang :
    “SUADARAKU,KEMANAKAH ENGKAU YANG DAHULU”



  20. Abu Mushlih Says:

    silahkan akh



  21. ash Says:

    pak, izin copas di blog saya. matur nuwun.



  22. Abu Mushlih Says:

    silahkan mas



  23. rohana Says:

    MashaAllah..

    teruskan da’wah ini.. semoga Allah mempermudahkan jalan mu kerana mempermudahkan sesuatu itu sangat mudah bagi Allah swt.



  24. Coba Diklik Says:

    Mohon ijin mengkopi tulisannya akh? Boleh kan? :roll:



  25. Penyebab hati membatu dan cara mengatasinya | NGEBLOG UNTUK DAKWAH Says:

    [...] antara sebab kerasnya hati sebagaimana dituliskan oleh Abu Muslih di sini adalah [...]



  26. Abu Mushlih Says:

    silahkan

Leave a Reply