Menikah atau Menuntut Ilmu?

Syeikh Robi’ bin Hadi Al-Madhkholi Hafizhohullah Ta’ala ditanya, “Mana yang lebih utama apakah saya mendahulukan menuntut ilmu atau menikah? Padahal saya tidak sanggup menahan diri untuk tidak menikah?”.

Beliau menjawab, “Jika engkau sanggup bersabar dan menuntut ilmu, maka tuntutlah ilmu. Maksudnya, belajarlah sebelum memimpin sebagaimana dikatakan Umar rodhiyallahu ‘anhu. Sebagian orang, menikah menghalanginya dari menuntut ilmu, apabila ia menikah ia meninggalkan ilmu dan mulai sibuk bekerja untuk dirinya.

Apabila dia sanggup menggabungkan di antara kedua mashlahah (menikah dan menuntut ilmu) itu adalah baik. Adapun ia berpikir untuk pergi berbuat keji dan berzina – demi Allah – menikah dan menjaga kesucian dirinya adalah lebih utama. (diterjemahkan dari : http://www.rabee.net/show_fatwa.aspx?id=213)

Sumber: http://abuzubair.net/?p=156

This entry was posted in Fatwa and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

13 Responses to Menikah atau Menuntut Ilmu?

  1. I like this…
    Sekarang, masih lebih nikmat menuntut ilmu, mas…

  2. menuntut ilmu memang sangat mengasyikkan.
    menikah (sepertinya) juga mengasyikkan sekali.

    salah satu cara bagaimana bisa menuntut ilmu sambil bekerja adalah menjadi pengusaha (wiraswasta). waktu bisa diatur sendiri tanpa ‘tekanan’ dari orang lain (boss). yang paling asyik kayaknya jualan buku … bisa baca/belajar sambil baca.

  3. *edit: bisa baca/belajar sambil jaga.

  4. Zahroh says:

    Subhannalloh,….mencari ilmu tuh wajib, nikah juga wajib bagi yang sudah mampu, kalau dua2 bisa dijalan kan, kenapa tidak?

  5. sari pada menimbulkan fitnah mendingan nikah dulu

  6. Nizar muhammad says:

    Wah kalo Bicara tentang menikah komentar nya penuh ya mas?
    hehehe….

  7. Andy says:

    klo bs dua2nya jln…tp utamakan pendidikan,klo udah br nikah ^0^

  8. info ternak says:

    wah bagus nih informasinya, terimakasih ya mas udah sharing sama kita-kita
    jadi tambah ilmu baru nih. yuk kalau ada waktu luang sobat, mampir jalan-jalan ke blog sederhana saya, sekedar silaturahmi [info ternak]

  9. muhamaad ali says:

    bagi kebanyakan orang yang menikah lebih dulu, relatif sulit untuk memikirkan menuntut ilmu karena kesibukan mencari nafkah sehingga banyak keluarga yang minim ilmunya (terutama ilmu agama) dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, akan terpuruk dalam amalan ibadahnya. Kalau sudak kondisi begini sulit untuk mendapatkan ilmu yang memadai sampai ajal datang menjemput. Nauzubillah min zalik.

  10. Kesabaran itu ada 2 peruntukan. 1.Sabar terhadap yg terjadi milik kita. 2.Sabar terhadap yg ingin kita raih!

  11. hadi says:

    Terima kasih.

  12. nvii says:

    memang sih keduanya sangat penting, tp kembalikan lg pd niat awal sebelum menetukan pilihan .banyak manfaat /mudaratnya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *