SELAMATKAN AQIDAH MEREKA!

CATATAN PERJALANAN DAKWAH DI LERENG MERAPI

Bulan demi bulan berlalu, sementara kondisi pengungsi dan korban bencana erupsi Merapi masih menuntut kita untuk ikut peduli. Proyek penyelamatan aqidah dan pembinaan mental spiritual untuk mereka masih dalam tahap permulaan…

Bismillah…

Kaum muslimin, semoga senantiasa dirahmati Allah

Selama terjadinya erupsi Merapi pada akhir bulan Oktober hingga bulan November 2010, Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA) melakukan berbagai kegiatan sosial-keagamaan yang ditujukan kepada korban/pengungsi yang ada di wilayah Yogyakarta dan Magelang. Bentuk kegiatan yang terlaksana antara lain: [1] Penggalangan dana melalui internet (website muslim.or.id), [2] Penyaluran bantuan logistik ke posko-posko pengungsian, [3] Pembagian masker gratis kepada masyarakat, [4] Penyaluran obat-obatan untuk korban melalui posko-posko kesehatan, [5] Penerbitan buletin dakwah untuk pengungsi, [6] Siraman rohani untuk pengungsi, [7] Kajian penggalangan dana untuk korban bencana Merapi, [8] Penyaluran daging Qurban untuk korban bencana Merapi, dan lain-lain

Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut YPIA bekerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah maupun non-pemerintah, antara lain: Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kabupaten Sleman, Pemerintah Kecamatan Cangkringan, Pemerintah desa Kepuharjo, kecamatan Cangkringan, DERU UGM, Posko pengungsian di Pogung, Posko pengungsian di Purna Budaya UGM, MER-C, Bulan Sabit Merah Indonesia, Takmir Masjid sekitar Pogung (area UGM), dan lain-lain

Bantuan yang kami terima telah disalurkan kepada korban/pengungsi di daerah Magelang, Sleman, dan sekitarnya. Dalam menjalankan kegiatan ini kami banyak mendapatkan dukungan dari rekan-rekan mahasiswa UGM dan kawan-kawan aktifis masjid di sekitar kampus UGM. Sampai proses tanggap darurat selesai total pemasukan donasi sejak 29 Oktober 2010 – 31 Desember 2010 adalah sebesar: Rp.239.762.854,-. Dengan berakhirnya masa tanggap darurat kini kegiatan beralih ke fase recovery/pemulihan.

Fase Recovery

Berdasarkan data BNPB, kerugian dan kerusakan yang timbul akibat erupsi Merapi ini -belum ditambah dampak banjir lahar dingin- mencapai angka Rp. 4,23 Trilyun. Dalam bidang agama saja, kerugian yang ditimbulkan mencapai angka Rp. 34 Milyar (lihat http://www.bnpb.go.id). Inilah angka-angka yang menjadi saksi besarnya musibah yang melanda saudara-saudara kita di lereng Merapi… Belum lagi, jika kita mau melebarkan pandangan ke sisi rohani dan mental pengungsi dan korban bencana erupsi Merapi secara umum.

Fenomena pendangkalan akidah -bahkan disinyalir akan berujung pada pemurtadan- telah merambah di berbagai wilayah. Kenyataan yang tidak bisa dipungkiri, bahwa kebanyakan umat Islam hanya giat dan aktif memberikan bantuan di awal-awal bencana saja. Satu-dua bulan sesudahnya terjadi penurunan drastis ‘kepedulian’ kepada korban bencana, inilah fenomena memprihatinkan yang sering dijumpai dalam banyak episode bencana yang menimpa negeri ini.

Bulan demi bulan berlalu, sementara kondisi para pengungsi dan korban Merapi masih menuntut kita untuk ikut peduli. Proyek penyelamatan aqidah dan pembinaan mental spiritual warga lereng Merapi masih dalam tahap permulaan. Posko Dakwah dan Sosial Al-Atsari -dengan pertolongan dan taufik dari Allah- telah berupaya untuk memberikan kontribusi bagi proses recovery ini.

Satu hal yang cukup menggembirakan, bahwasanya Program Pemulihan Pasca Bencana Erupsi Merapi yang selama ini telah digulirkan oleh para ustadz, da’i dan penggerak dakwah Islam di Jogjakarta ini mendapatkan sambutan yang cukup besar dari pemerintah daerah, masyarakat di pengungsian dan di lereng Merapi pada umumnya dan umat Islam dari berbagai penjuru. Semuanya tentu saja berkat anugrah dan taufik dari Allah ta’ala.

Pengajian Rutin Barak Kepuharjo

Pengajian rutin di kawasan bencana masih berjalan. Sampai saat ini, kami telah mengadakan pengajian rutin di 3 tempat di kecamatan Cangkringan; yatu di barak SMKN 1 Cangkringan, Masjid an-Nur dusun Pagerjurang, desa Kepuahrjo, dan barak Balai Desa Umbulharjo, kecamatan Cangkringan. Dalam waktu dekat ini, akan dimulai juga pengajian rutin di masjid lain di wilayah Cangkringan.

Sudah dua bulan lebih pengajian rutin di barak Kepuharjo terlaksana. Pengajian diadakan di musholla Baitul Jannah di SMKN 1 Cangkringan yang saat ini dijadikan sebagai barak pengungsian. Pengungsi yang tinggal di sana berasal dari dusun Kopeng, Jambu dan Petung -yang semuanya termasuk wilayah desa Kepuharjo- yang rumah mereka telah hancur diterjang lahar dan awan panas.

Jadwal pengajian bagi pengungsi tiga kali sepekan, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jum’at. Waktu pengajian setiap ba’da maghrib sampai menjelang sholat isyak. Materi pengajian bervariasi meliputi; aqidah/tauhid, fikih ibadah dan akhlak. Ustadz-ustadz yang mengisi pengajian berasal dari Islamic Centre Bin Baz dan Pondok Pesantren Jamilurrahman Bantul Yogyakarta, dan lain-lain. Jumlah peserta yang hadir per pengajian rata-rata 30 – 50 orang; mayoritas bapak-bapak dan ibu-ibu.

Selain siraman rohani, dalam kegiatan pengajian ini jama’ah juga mendapatkan snack dan minum ala kadarnya. Sesekali, panitia juga memesan snack kepada pengungsi yang memiliki profesi penjual jadah tempe (makanan khas daerah setempat). Banyak pengalaman menarik yang kami alami. Suatu ketika, ketika pengajian berlangsung tiba-tiba listrik mati, namun pengajian tidak berhenti, jama’ah pun tetap setia mendengarkan hingga selesai.

Pengalaman Berkesan

Pengalaman berkesan lainnya yang ditemui oleh panitia adalah ketika sepulang kegiatan ini bertemu dengan hantaman banjir lahar dingin di Sungai Opak; yang pada akhirnya memutuskan jembatan di dusun Geblok, desa Wukirsari, kecamatan Cangkringan. Wali dan Seno; dua rekan panitia yang menyaksikan kejadian tersebut tidak bisa melupakan bagaimana gempuran batu-batu besar detik demi detik mulai meruntuhkan bangunan jembatan ini. Ditambah lagi, situasi ketika itu hujan yang lebat, listrik padam, dan perasaan was-was yang menyelimuti warga masyarakat yang tinggal di bantaran Kali.

Dalam penyelenggaraan acara ini kami sangat terbantu dengan kehadiran sang da’i keliling yang saat ini telah ‘menetap’ yaitu al-Akh Ahmad Tukiran Maulana yang dijuluki Sunan Kali Gendol oleh Bapak Surahmat; penyuluh di kantor KUA di kecamatan Cangkringan. Dengan jerih payah dan kesabaran beliau -setelah taufik dari Allah tentunya- cukup banyak pengungsi yang semula belum mengerti aqidah/tauhid bisa memahaminya sedikit demi sedikit. Demikian juga kakek-kakek yang sudah tua dan tidak bisa sholat pun dengan sabar diajarinya. Semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan.

Pengajian Rutin Barak Umbulharjo

Meskipun baru empat kali diadakan, alhamdulillah pengajian rutin ini mendapatkan tanggapan baik dari perangkat desa setempat dan juga para pengungsi. Pengajian diadakan sepekan sekali di Aula Balai Desa Umbulharjo setiap Ahad malam ba’da isyak sampai pkl. 21.00 WIB. Pemateri kajian adalah Ust. Abu Salman (staf pengajar Ma’had al-‘Ilmi Putri). Pada pertemuan pertama acara ini sepekan yang lalu, Bapak Misman selaku Kaur Kesra berkenan membuka kegiatan ini dan sangat menyambut baik diadakannya acara siraman rohani bagi para pengungsi.

Sebagaimana pengajian di Kepuharjo, panitia juga menyiapkan snack dan minum bagi peserta pengajian. Jumlah peserta yang hadir sekitar 20 – 40 orang; bapak-bapak dan ibu-ibu. Dibandingkan dengan kajian di Kepuharjo acara di Umbulharjo sedikit istimewa; karena tidak diadakan di musholla namun di komplek Balai Desa; sehingga tatkala hujan mulai turun terpaksa sebagian hadirin yang ada di luar pun harus pindah ke tempat yang teduh.

Pengajian Umum dan Penyaluran Bantuan

Sementara itu, program pengajian umum dari masjid satu ke masjid lain juga telah dan masih akan terus dijalankan. Di antara masjid-masjid yang pernah kami kunjungi untuk acara kajian umum dan penyaluran bantuan adalah: Masjid Al-Mujahidin Bronggang Argomulyo, Masjid Al-Fath Balong Umbulharjo, dan lain-lain. Sampai saat ini stok bantuan yang ada masih berpusat di gudang Islamic Centre Bin Baz di Piyungan Bantul. Setiap ada pengajian umum biasanya kami menyalurkan sisa-sisa bantuan logistik dan alat masak yang masih ada di sana. Namun, persediaan bantuan logistik yang ada juga semakin menipis.

Khutbah Jum’at

Selain itu, program khutbah Jum’at yang kami selenggarakan dengan dukungan dari tim da’i warga kompleks Ma’had Jamilurrahman masih terus dijalankan. Setiap jumat khotib yang dikirimkan untuk berkhutbah di masjid-masjid di sekitar lereng Merapi (wilayah Cangkringan) berkisar 2-6 orang. Pada Jum’at kemarin (25/2), kami menerjunkan khatib di 6 masjid yaitu: [1] Masjid Al-Mujahidin, Bronggang, Argomulyo [2] Masjid An-Nur, Pagerjurang, Kepuharjo (sekitar 300 m sebelah barat kali Gendol), 8 km dari puncak [3] Masjid Baiturrahim, Kopeng, Kepuharjo, 7 km dari puncak [4] Masjid Al-Mujahidin, Plosokerep, Umbulharjo [5] Masjid Al-Falah, Gambretan, Umbulharjo, 10 km dari puncak [6] Masjid Al-Fath, Balong, Umbulharjo.

Kabar Pengungsi

Berita terakhir seputar pengungsian yang kami dapatkan, bahwa pekan ini para pengungsi di barak Kepuharjo akan memasuki Shelter mereka di Gondang I. Namun, sampai hari Jum’at kemarin (25/2) pengungsi masih banyak berada di barak. Demikian juga aktifitas pengajian masih terus diadakan. Untuk ke depan, dakwah di barak pengungsian akan kami lanjutkan dengan dakwah di shelter dan pemukiman warga di sekitar lereng Merapi. Adapun pengungsi di barak Umbulharjo sebagian besar sudah berpindah ke Shelter, dan masih tersisa 1 RT yang rencananya akan dipindahkan pada tanggal 8 Maret 2011. Pengungsi juga mengharapkan agar kegiatan pengajian rutin yang selama ini diadakan di barak bisa berlanjut di shelter-shelter. Semoga harapan mereka bisa terwujud.

Posko Kegiatan

Sampai saat ini, sudah ada 3 masjid yang kami jadikan sebagai posko kegiatan ini, yaitu: Masjid An-Nur Pagerjurang (desa Kepuharjo), Masjid Al-Mujahidin Plosokerep (desa Umbulharjo), dan Masjid Al-Ikhlas Tegalbarep (desa Wukirsari). Adapun kegiatan dakwah di shelter rencananya akan kami pusatkan di Shelter Gondang I, Wukirsari, Cangkringan. Selain itu, ke depan kami juga memiliki rencana untuk membangun sentra kegiatan dakwah dan sosial berupa Islamic Centre di lereng Merapi -untuk mengadakan pembinaan secara lebih intensif kepada umat islam korban bencana Merapi.

Oleh sebab itu, partisipasi dan dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan. Semoga dengan perantara upaya kita ini banyak saudara kita di lereng Merapi yang mendapatkan hidayah dan menjalankan agama islam dengan baik sebagaimana yang dituntunkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

PROGRAM RECOVERY MERAPI POSKO DAKWAH AL-ATSARI

1. Kajian Rutin Untuk Pengungsi
2. Kajian Umum
3. Khutbah Jum’at
4. Bimbingan Praktek Ibadah Sehari-hari; Baca Al-Qur’an, Praktek Wudhu dan Shalat, Doa dan Adab Keseharian
5. Penyaluran Bantuan; Buku Agama dan Perlengkapan Ibadah, Perlengkapan Sekolah, Sembako dan Alat-Alat Masak
6. Program Pendampingan; Bimbingan Belajar, Pengelolaan Masjid Pengungsi dan Shelter
7. Temu Pengajar TPA
8. Pengajian Penggalangan Dana
9. Buletin Jum’at
10. Pemberdayaan Ekonomi; Pelatihan Kewirausahaan, Temu Pedagang, Penanaman Bibit, Usaha Konveksi, Penggaduhan Ternak
11. Rekreasi Anak-Anak Pengungsi
12. Gerakan Penghijauan
13. Kerja Bakti
14. Renovasi Masjid dan Sarana Umum

ANDA INGIN BERPARTISIPASI?

Bantuan dapat disalurkan ke:

Rekening BNI Syariah Yogyakarta
No. Rek. 0092167858 a.n. Syarif Mustaqim

Rekening Bank Syari’ah Mandiri (Cab.Yogyakarta)
No. Rek. 0307089062 a.n. Syarif Mustaqim

Rekening Bank Mandiri (K.C Yogyakarta UGM)
No. Rek. 1370007620327 a.n. Syarif Mustaqim

Rekening Bank Muamalat (Cab.Yogyakarta)
No. Rek. 0129933348 a.n. Syarif Mustaqim

Rekening BCA (K.C.P Kaliurang Yogyakarta)
No. Rek. 8610169750 a.n. Syarif Mustaqim

Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:

Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi

Ke nomor :
0852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.) atau 0856 4305 2159 (Nizamul Adli)

Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaan.

www.muslim.or.id
www.ypia.or.id

POSKO DAKWAH DAN SOSIAL AL-ATSARI
Islamic Centre Bin Baaz, Ma’had Jamilurrahman As-Salafy, Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari
Alamat Sekretariat: Wisma Misfallah Tholabul Ilmi, Pogung Kidul SIA XVI RT 01 RW 49. Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta Kode Pos 55284. Telepon (0274) 6644862. Email: ypiapeduli@yahoo.com

This entry was posted in Dakwah and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *