Sepuluh Mutiara Kalam Ilahi [Bagian 4]

Hanya Allah Tumpuan Pertolongan

[31] Allah ta’ala berfirman,

وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

“Dan kepada Allah semata hendaknya orang-orang beriman bertawakal.” (QS. Ali ‘Imran: 160)

Setiap Orang Pasti Mati

[32] Allah ta’ala berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan kematian.” (QS. Ali ‘Imran: 185)

Larangan Berbuat Syirik

[33] Allah ta’ala berfirman,

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

“Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” (QS. An-Nisaa’: 36)

Larangan Hasad

[34] Allah ta’ala berfirman,

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ

“Apakah mereka merasa dengki terhadap karunia yang Allah berikan kepada mereka [orang lain] dari keutamaan-Nya.” (QS. An-Nisaa’: 54)

Kembali Kepada al-Kitab dan as-Sunnah

[35] Allah ta’ala berfirman,

 

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ

“Kemudian apabila kalian berselisih tentang suatu hal maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul.” (QS. An-Nisaa’: 59)

Lemahnya Tipu Daya Setan

[36] Allah ta’ala berfirman,

 

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.” (QS. An-Nisaa’: 76)

Ketaatan Kepada Allah

[37] Allah ta’ala berfirman,

مَّن يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ

“Barangsiapa yang taat kepada rasul itu sesungguhnya dia telah taat kepada Allah.” (QS. An-Nisaa’: 80)

Musuh Yang Nyata

[38] Allah ta’ala berfirman,

 

إِنَّ الْكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِينًا

“Sesungguhnya orang-orang kafir adalah musuh yang nyata bagi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 101)

Keunggulan Umat Islam

[39] Allah ta’ala berfirman,

إِن تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ ۖ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ

“Jika kalian terluka maka sesungguhnya mereka [musuh Islam] pun terluka sebagaimana kalian. Akan tetapi kalian mengharap dari Allah sesuatu [balasan] yang tidak mereka harapkan.” (QS. An-Nisaa’: 104)

Kesesatan Yang Amat Jauh

[40] Allah ta’ala berfirman,

وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

“Barangsiapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang amat jauh.” (QS. An-Nisaa’: 116)

This entry was posted in Dakwah, Tafsir and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Sepuluh Mutiara Kalam Ilahi [Bagian 4]

  1. lanjutkan terus akhi.. sangat bermanfaat buat hafalan dalil2..

  2. anwar ariawan says:

    Syukron akhi.. sangat.. sangat.. bermanfaat sekali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *