Waspadai Dusta!

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Cukuplah seseorang dianggap berdusta apabila dia senantiasa menceritakan semua yang dia dengar.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Dari Abu Utsman an-Nahdi, Umar bin al-Khattab radhiyallahu’anhu berkata, “Cukuplah dianggap pendusta apabila orang selalu menceritakan apa saja yang dia dengar.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Dari Abul Ahwash, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata, “Cukuplah menjadi kedustaan pada diri seseorang yang senantiasa menceritakan semua berita yang dia dengar.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Dari Muhammad bin al-Mutsanna, Abdurrahman bin Mahdi berkata, “Seorang lelaki tidak akan menjadi pemimpin/imam yang diteladani sampai dia bisa menahan diri dari menceritakan sebagian berita yang dia dengar.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Dari Ubaidulllah bin Abdullah bin Utbah, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata, “Tidaklah engkau menyampaikan kepada suatu kaum dengan sebuah hadits/pembicaraan yang tidak bisa dicapai oleh akal mereka melainkan pasti akan menimbulkan fitnah/kesalahpahaman pada sebagian mereka.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan muncul kelak di akhir umatku orang-orang yang menuturkan hadits kepada kalian yang tidak pernah didengar oleh kalian dan bapak-bapak kalian, maka berhati-hatilah kalian dari bahaya mereka itu.” (HR. Muslim dalam mukadimah shahihnya)

Wallahu a’lam.

This entry was posted in Hukum and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *